"SELAMAT DATANG DI TOKO BUNGA JAKARTA ONLINE 24 JAM"

Buket Lily

Buket Lily

Si Cantik Bakung


Tanaman bakung atau yang pada umumnya dikenal dengan sebutan tanaman lily merupakan tumbuhan tahunan yang biasanya dapat mencapai tinggi antara 60–180 cm. Tanaman bakung memiliki tangkai yang kokoh dan umbi polos  yang tersimpan di dalam tanah. Tanaman bakung sendiri akan berbunga jika telah mencapai usia yang cukup matang. Bunga bakung atau bunga lily biasanya memiliki tiga daun bunga yang cukup besar dengan diameter bisa mencapai 25 cm, memiliki aroma yang wangi, dan berwarna warni tergantung jenisnya mulai dari putih, ungu, merah muda, bercorak, dan warna warna cantik lainnya. Karena bentuk dan warnanya yang cantik, banyak orang menyukai bunga yang satu ini dan bahkan membuatnya menjadi buket lily yang bisa digunakan sebagai hiasan atau hadiah bagi orang terkasih.

Makna bunga lily


Pada beberapa kebudayaan, bunga bakung atau bunga lily merupakan salah satu bagian dari acara pernikahan. Bunga lily menyimbolkan kasih sayang dan simpati, serta digunakan sebagai buket pengantin dan dekorasi pengantin lainnya. Karena menyimbolkan kasih sayang dan simpati, bunga lili juga kerap kali digunakan sebagai hadiah bagi orang orang yang tersayang. Namun bunga lili juga bisa diberikan kepada seseorang yang sedang berduka cita, terutama pada acara pemakaman, untuk menghibur mereka karena bunga lili juga merupakan perlambang dari belas kasih, simpati, dan perhatian. Di Indonesia sendiri, pemberian bunga lily kerap dikaitkan dengan rasa kasih sayang dan perhatian. Masyarakat Indonesia kerap kali memberikan buket lily sebagai hadiah bagi orang terkasih pada momen momen seperti ulang tahun, anniversary, atau perayaan lainnya. Bunga lily juga sering kali digunakan sebagai hiasan yang bisa mempercantik tampilan sebuah ruangan.

Tips menanam bunga lily

Bunga lily atau bunga bakung adalah tanaman yang cukup mudah untuk berkembang, dengan syarat tanah yang digunakan harus memiliki ph atau tingkat asam-basa yang seimbang. Saat pemupukan, sebisa mungkin hindari pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi untuk pertumbuhan yang optimal. Kita juga harus rajin untuk membuang bagian tanaman yang menguning atau membusuk karena akan memicu tumbuhnya bakteri atau jamur yang bisa merusak pertumbuhan dari tanaman bakung. Kemudian jangan lupa untuk membuang bagian kelopak biji saat sudah muncul, serta perhatikan jarak tanam yang tidak terlalu dekat agar setiap tanaman bisa mendapatkan nutrisi yang cukup dan berkembang dengan optimal.

Postingan populer dari blog ini

Best Congratulations Board 2016