"SELAMAT DATANG DI TOKO BUNGA JAKARTA ONLINE 24 JAM"

Adat Pernikahan Di Indonesia

Adat Pernikahan Di Indonesia

Secar kodrati, manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam; lahir, tumbuh, berkembang, menikah, memiliki keturunan, hingga akhirnya , meninggal dunia. Karena hukum alam itulah, manusia tak dapat hidup sendiri tampa bantuan manusia lainnya. Manusia biasa bersosialisasi dengan manusia lainnya dan merupakan bagian dari sitem sosial masyarakat yang secara berkelompok membentuk budaya.

Oleh sebab itu, ada beragam budaya  ataupun adat istiadat dari tiap-tiap kelompok masyarakat dalam melaksankan kehidupan sehari-hari. Setiap kelompok masyarakat memiki kelompok sosialnya masing-masing yang terus melekat turub menurun dari nenek moyangnya terdahulu sehingga , tak heran bila saat kita menjumpai adat-istiadat ataupun kebudayaan dalam menyambut peristiwa penting dalam kehidupan di Nusantara, Salah satunya pernikahan atau perkawinan.

Dalam kehidupan manusia, pernikahan merupakan peristiwa yang sangat penting dan memiliki nilai yang sakral. Melalui pernikahan seseorang akan melepas dirinya dan lingkungan keluarganya untuk membentuk keluarga baru. Begitu pentingnya moment sebuah perkawinan, sehingga setiap orang umumnya ingin merayakan.

Adat Pernikahan Di Indonesia
Add caption


Momen itu dalam sebuah upacara yang sakral dan meriah, dengan melibatkan para kerabat dan unsur masyarakat lainnya.

Karena lingkungan sosial masyarakat kita berbeda-beda antara satu dengan lainnya, maka adat kebiasaan dalam upacara perkawinan pun berbeda-beda. Namun demikian pada intinya, setiap adat(tradisi) memiliki maksud dan tujuan yang sama, yaitu membentuk kelaurga baru yang bahagia dan senatiasa diberkahi oleh Tuhan yang Maha Kuasa.

Setiap rangkaian upacara perkawinan adat memiliki simbol dan makna yang dalam. Karena itu, kebanyakan dari masyarakat kita masih  tetap menjunjung tinggi upacara perkawinan adat tersebut sebagai sebuah ritual yang tidak boleh dilupakan. Kendati demikian, ada sebagian masyarakat memilih perkawinan mereka dirayakan secara praktis. Sehingga , tidak semua rangkaian upacara perkawinan adat dilaksanakan oleh mereka, tetapi hanya dipilih berdasarkan kepentingan dari makna upacar perkawinan tersebut.

Apapun bentuk dan tata cara pernikahan yang dijalankan oleh calon mempelai, yang terpenting adalah rasa kasih sayang yang terbangu antara keduanya, namun, kita juga tidak boleh lupa bahwa kita hidup ditengah masyarakat. Agar pernikahan kita mendapatkan pengakuan serta restu dari seluruh pihak dan masyarakat,  maka perkawinan perlu dilakukan menurut adat  yang berlaku didalam masyarakat, sebagaimana pepatah mengatakan,Di mana kaki berpijak, disitulah langit dijunjung.

Postingan populer dari blog ini

Best Congratulations Board 2016