"SELAMAT DATANG DI TOKO BUNGA JAKARTA ONLINE 24 JAM"

Pemeliharaan Bunga Krisan

Pemeliharaan Bunga Krisan

Dari mulai menanam stek sampai dengan berbunga, tanaman harus dipelihara dengan intensif. Waktu menanam stek, harus disediakan media yang steril, ZPT yang diperlukan, bila perlu melakukan pengkabutan ketika melakukan stek, dan melakukan penyiraman. Kemungkinan terkena hama dan penyakit perlu diwaspadai. Setelah stek berakar, tutup tempat menanam sebaiknya sudah dibuka. Pada waktu penanaman stek  ini dapat juga diberikan B.-Nine untuk mencegah terlalu lama berakarnya. Sebelum di tanam di pot atau kantong plastik, bibit krisan yang sudah berakar bila belum mau ditanam maka dapat disimpan dulu di tempat dingin, tetapi bila mau ditanam, segera ditanam pada media yang sudah disediakan sebelumnya.

Pemeliharaan di tempat penanaman harus dijadwalkan dengan terinci. Tanaman pot tipe spray sebaiknya diberikan supaya tingginya tidak berlebihan seperi B-Nine.

Terdapat kultivar-kultivar yang sensitive terhadap perlakuan retardan, oleh karena itu hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah waktu pemberian, jenis retardan dan konsentrasinya. Selain itu hal yang diperlukan.adalah waktu kadaluarsa retardan yang akan digunakan.

Pemupukan juga berpengaruh terhadap keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan tanaman . Kalsium dan kalium yang harus diberikan cukup untuk bunga agar tanaman tampak kompak. Pemeliharaan yang penting juga adalah mengendalikan kerjanya etilen. Tanaman standard tidak perlu penyemprotan retardan, hanya diberikan media mengontrol tinggi yang berlebihan.

Proteksi terhadap hama dan penyakit merupakan kegiatan yang harus diutamakan jangan sampai tanaman ini hancur akibat dari serangan patogen dan insect. Pada pembibitan Bunga krisan proteksi dengan bipestisida tampaknya belum dipraktekan. Usaha pencegahan lebih mengunakan bahan kimia. Patogen yang menyebabkan penyakit adalah Pythium, Rhizoctonia, Fusarium, Verticillium, Sclerotinia dan sebagainya, Hama terjadi akibat serangan dari arphids, Trips, ulat dan yang lainnya.

Pemupukan ulang terutama nitrogen pada saat penjelangan pembungaan tidak boleh dilewatkan, penyiraman harus diatur sesuai dengan cuaca diluar rumah kaca. Pada musim kemarau sebaiknya lebih sering  disirami dibanding musim hujan. Hati-hati mengunakn air, karena dikuatirkan akan membawa bencana untuk tanaman, terutama bila mengandung racun patogen, atau kelebihan mineral.

Postingan populer dari blog ini

Best Congratulations Board 2016